Minggu, 13 Mei 2012

Tentang Linux

Linux adalah sebuah Operating System (OS) turunan dari UNIX, yang
merupakan implementasi independen dari standard IEEE untuk OS yang
bernama POSIX (Portable Operating System Interface). OS adalah perangkat
lunak (software) yang mengatur koordinasi kerja antar semua perlengkapan
perangkat keras (hardware) dalam sebuah komputer. Linux memiliki
kemampuan yang berbasis ke standard POSIX meliputi true-multitasking,
virtual memory, shared libraries, demand-loading, proper memory
management, dan multiuser. Linux seperti layaknya OS UNIX lainnya,
mendukung banyak software mulai dari TEX, X Window, GNU C/C++ sampai
ke TCP/IP.
Linux adalah sistem operasi yang disebarkan secara luas dengan bebas di
bawah lisensi GNU General Public License (GPL), yang berarti juga source
code Linux tersedia. Itulah yang membuat Linux sangat spesial. Linux masih
dikembangkan oleh kelompok-kelompok tanpa dibayar, yang banyak dijumpai
di Internet, tukar-menukar kode, melaporkan bug, dan membenahi segala
masalah yang ada. Setiap orang yang tertarik bisa bergabung dalam proyek
pengembangan Linux.

Linux pertama kali dibuat oleh Linus Torvalds di Universitas
Helsinki, Finlandia. Kemudian Linux dikembangkan lagi dengan bantuan dari
banyak programmer dan hacker UNIX di seluruh dunia. Sekarang Linux bisa
diperoleh dari distribusi-distribusi yang umum digunakan, misalnya RedHat,
Mandrake, Debian, Slackware, Caldera, Stampede Linux, TurboLinux dan
lain-lain. Kernel yang digunakan adalah sama-sama Linux kernel, sedangkan
perbedaannya hanyalah paket-paket aplikasi yang disertakan, sistem
penyusunan direktori, init style, dll. Kalau ditanya mana yang lebih baik, pada
hakekatnya semua sama baiknya, tergantung kesenangan dan kebiasaan kita
dalam penggunaan Linux. Tidak akan pernah ada habisnya memperdebatkan
kelebihan dan kelemahan masing-masing distribusi ini.

Linux dulunya adalah proyek hobi yang dikerjakan oleh Linus Torvalds yang
memperoleh inspirasi dari Minix. Minix adalah sistem UNIX kecil yang
dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum, seorang professor yang menggeluti
penelitian masalah OS dari Vrije Universiteit, Belanda.
Di Suoen Tasavalta, Republik Finlandia, seorang mahasiswa bernama Linux
Torvalds mengikuti mata kuliah Unix dan bahasa pemrograman C. Saat itu
Linus menggunakan sistem operasi mini berbasiskan Unix bernama Minix. Dia
merasa bahwa Minix mempunyai banyak kelemahan, dan Ia berkeyakinan
mampu untuk membuat lebih baik dari itu. Di usia 23, dia mulai mengotak-atik
kernel Minix dan menjalankannya di mesin Intel x86.
Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada bulan
Oktober 1991 tanggal 5, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu 0.02
yang hanya dapat menjalankan bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU
C Compiler). Sekarang Linux adalah sistem UNIX yang lengkap, bisa
digunakan untuk jaringan (networking), pengembangan software, dan bahkan
untuk keperluan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif OS yang
jauh lebih murah jika dibandingkan dengan OS komersial, dengan kemampuan
yang setara atau bahkan lebih. Linux bukan lagi suatu OS turunan Unix yang
text based, tapi sudah berubah menjadi OS yang memiliki GUI yang lebih
indah dan fleksible daripada Microsoft Windows.

0 komentar:

Posting Komentar