Kamis, 17 Mei 2012

Distribusi Linux


Ketika newbie Linux atau pengguna Linux baru berkenalan dengan Linux,
biasanya mereka terbentur pada masalah distribusi yang akan dipakai/dipilih.
Walaupun sebenarnya secara garis besar distribusi Linux sama (menggunakan
'kernel' Linux), perbedaannya hanya pada paket program, program instalasi,
organisasi direktori dan file, program aplikasi dan tool utilitas tambahan.
Di bawah ini akan diberikan sedikit gambaran beberapa distribusi yang ada di
dunia Linux.
Caldera OpenLinux
Caldera OpenLinux (1.2) terdistribusi dalam 3 produk : OpenLinux Lite,
OpenLinu x Base, dan OpenLinux Standard.
OpenLinux Lite adalah produk evaluasi 90 hari (termasuk dekstop Caldera
terintegrasi), Untuk versi lisensi penuh terdapat dalam produk Base dan
Standard. OpenLinux Lite dapat didownload dari situs FTP Caldera atau dari
CD.
OpenLinux Base berisi semua yang ada dalam paket Lite ditambah sistem
operasi yang lengkap dan mudah diinstal dengan integrasi Desktop, komponen
client-server Internet, dan konektivitas Intranet. OpenLinux Base juga
memasukkan Netscape Navigator dan dokumentasi penuh ke dalamnya.
OpenLinux Standard berisi semua yang ada dalam paket Base ditambah
komponen high-end dan perangkat lunak komersial (seperti Netscape
FastTrack Web Server, Netscape Navigator Gold Web browser dan authoring
tool, ADABAS D database, Caldera OpenDOS, dan klien NetWare dan tool
untuk administrasi).
OpenLinux memberikan instalasi dengan basis menu dan pendeteksian
perangkat keras secara otomatis juga termasuk LISA (Linux Installation
System Administration) dan COAS (Caldera Open Administration System).

Debian Linux

Debian Linux adalah hasil dari usaha para sukarelawan untuk membuat
distribusi Linux dengan kualitas tinggi dan non komersial. Keuntungan dari
Debian Linux adalah upgradability, ketergantungan antar paket didefinisikan
dengan baik, dan pengembangan secara terbuka.
Debian merupakan satu-satunya distribusi Linux yang dikembangkan secara
 
bersama-sama dan bekerjasama oleh banyak orang melalui Internet, dalam
satu semangat Linux dan sistem operasi 'open source'. Lebih dari 400
maintainer paket mengerjakan lebih dari 1500 paket dan mengembangkan
Debian Linux. Sistem bug tracking yang canggih mengijinkan pengguna
dengan mudah melaporkan bug dan masalah keamanan secara cepat yang
berhubungan dengan komunitas Debian. Tool command-line, 'apt-get', dapat
digunakan secara dinamis untuk meng-upgrade sistem anda dari jaringan
archive Debian yang luas. Debian Linux adalah distribusi yang sangat dinamis.
Rilis snap-shot rilis dibuat setiap 3 bulan, ftp archive-nya diupdate setiap hari.
Terdapat pula proyek terpisah Debian JP (http://www.debian.linux.or.jp) yang
memproduksi distribusi versi Jepang.

Platform: Intel, m68k (Alpha, PowerPC, Sparc, UltraSparc, ARM dan GNU
Hurd dalam tahap pengembangan)
Bahasa : Inggris, dengan beberapa dukungan untuk Perancis, Jerman, Spanyol,
Italia, Jepang, Korea, Polandia, Swedia, China.
WWW : http://www.debian.org
FTP : ftp://ftp.debian.org/debian dan situs mirror via anonymous FTP

Linux Pro

Peta produk dari WGS Linux Pro CD berbeda dengan distribusi lainnya .
Mereka mengejar penetrasi ke dalam pasar komersial Linux yang bertujuan
meningkatkan komunitas Linux, dan membantu Linux menjadi sistem operasi
sejati dan satu-satunya, tidak hanya sebuah sistem operasi.
WGS Linux Pro terdiri dari CD Linux "Stabil" yang merupakan distribusi Linux
yang dianggap terbaik. Lalu mereka akan membuat bug fix dan peningkatan
juga memberikan dukungan teknis dengan baik sesuai perjanjian.
Mereka memberikan CD tambahan berisi semua perangkat lunak Linux versi
terakhir (termasuk archive-archive dari tsx-11, metalab, dan situs Red Hat).
Juga (termasuk Linux Pro+) produk profesional dan manual yang berisi proyek
dokumentasi Linux dan banyak lagi!

Red Hat Linux

Red Hat merupakan distribusi yang paling populer terutama di antara
pengembang Linux. Didukung oleh pembuat free software dan hacker-hacker
kernel veteran (contoh: Alan Cox, Michael Johnson, Stephen Tweedie) diantara
40+ stafnya. Empat inovasi instalasi membuat Red Hat merupakan Linux
termudah untuk diinstal. Instalasi modus grafis membawa anda ke modus X
(GUI di Linux) dari awal sampai akhir instalasi. Skrip pembuatan disket boot
memudahkan pilihan ke disket boot yang sesuai, dan penyimpanan konfigurasi
jaringan juga XF86Config jadi kita tidak perlu mengkonfigurasi TCP/IP atau X
Poin yang besar dari distribusi ini adalah RPM, Red Hat Package Manager.
Dengan perangkat lunak ini kita bisa menginstall-uninstall aplikasi dan
komponen sistem operasi, termasuk kernel dan basis OS sendiri. RPM
sekarang dianggap sebagai standar de-facto dalam pemaketan dan digunakan
secara luas oleh sebagian besar distribusi kecuali Debian.
Platform: Intel, Alpha, Sparc.
Bahasa : Inggris, Cekoslowakia, Perancis, Jerman, Norwegia, Romania, Turki.
WWW : http://www.redhat.com
FTP : ftp://ftp.redhat.com
Trans-Ameritech Linuxware
Trans-Ameritech telah mempublikasikan 10 rilis Linux di awal 1997, telah
mengeset standar baru untuk mengkombinasikan kemudahan penggunaan dan
instalasi, bahkan untuk pengguna awal LinuxWare. Fleksibel dan kemudahan
instalasi bagi yang tertarik untuk belajar Unix seperti orang-orang teknik,
mahasiswa, dan pengguna PC.
Pengguna baru Linux akan mudah memulai program dengan basis Windows
dari CD. Untuk mengurangi kemungkinan konflik perangkat keras, diberikan
banyak ekstra kernel untuk perbedaan konfigurasi yang sangat berguna untuk
instalasi dan operasi secara normal.
Aplikasi-aplikasi yang disertakan:
Program konfigurasi X dengan basis Ms. Windows
GNU Smalltalk orientasi objek dan antarmuka Smalltalk untuk X
Program-program untuk teknik elektro dan ham
Games DOOM
Distribusi ini mempunyai target kepada pengguna Windows dan DOS yang
ingin kemudahan bermigrasi.
: http://www.trans-am.com

 
Slackware

Distribusinya Patrick Volkerding yang terkenal pertama kali. Ftp.cdrom.com
adalah kampung halaman Slackware Linux karena cdrom.com merupakan
publisher dari 'Official' Slackware Linux CDROM. Slackware Linux merupakan
distribusi Linux yang 'full featured', 'cryptic', dan UNIX-like, didesain untuk
komputer 386/486 atau lebih tinggi.
Platform: Intel
Bahasa : Inggris
WWW : http://www.slackware.com
FTP : ftp://ftp.slackware.com

S.u.S.E

S.u.S.E. merupakan distribusi yang paling populer di Jerman dan Eropa, dan
sekarang sedang mengembangkan sayapnya ke U.S dan Internasional. S.u.S.E.
Linux memberikan ke semua pengguna dari newbie sampai yang sudah mahir,
cepat dan mudah untuk masuk ke dalam dunia Linux dan Unix. Sumber daya
seperti instalasi berbasis menu dari CD-ROM, disket boot modular,
400-halaman buku referensi dan tool administrasi sistem S.u.S.E., YaST,
membuat mudah instalasi Linux, konfigurasi jaringan, ISDN, e-mail, printer,
sistem X Window System, dan menjaganya bekerja dengan bagus. S.u.S.E. juga
membuat X server (video driver) untuk proyek XFree86. X server S.u.S.E.
mendukung kartu grafis baru dan modus demo secara langsung dari CD-ROM
atau dalam partisi DOS. Sekarang S.U.S.E. mempunyai pemaketan sendiri
yaitu SPM, S.U.S.E. Package Manager.
Platform: Intel
Bahasa : Jerman, Inggris
WWW : http://www.suse.com
FTP : ftp://ftp.suse.com

LinuxGT

Linux GT datang dengan instalasi yang sederhana dan 'to the point'.
Pembuatan disket boot sangat simpel dengan meng-klik tombol (dari
Windows), atau bekerja dengan skrip sederhana (DOS/Linux). Cara
instalasinya via ftp, http, NFS, atau dari hard disk.
WWW : http://www.greysite.com
FTP : ftp://metalab.unc.edu/pub/Linux/distributions/linuxGT

KRUD - Kevin's Red Hat Uber Distribution

Distribusi Red Hat terkini dengan full errata yang tersedia dalam satu CD atau
dalam bentuk subscription. Selain itu termasuk bermacam-macam paket yang
berguna untuk Linux, termasuk beberapa paket keamanan seperti ssh dan
isinglass. Diperlukan perangkat keras standar kompatibel Red Hat. Sampai
saat ini, KRUD tidak bisa diekspor karena di dalamnya terdapat crypto
software.
WWW: http://www.tummy.com
Tersedia hanya dalam bentuk CD-ROM karena pembatasan ekspor.

Linux-Mandrake

Linux-Mandrake lahir karena terinspirasi oleh Red Hat(tm) Linux, dengan
banyak pengembangan dan aplikasi 'pre-configured' yang membuatnya mudah
untuk newbie dan masyarakat juga didukung banyak bahasa di seluruh dunia.
Linux-Mandrake tersedia dalam edisi GPL dan PowerPack yang terdiri dari 5
CD dan aplikasi komersial. CD Edisi GPL (basis sistem dan aplikasi) tersedia
dengan gratis dari Internet dalam bentuk iso image.

 Linux-Mandrake 6.0 memenangkan dua LinuxWorld Editors' Choice Awards
dan menjadi peringkat kedua di LinuxWorld Expo, San Jose, CA pada bulan
August 1999:
Best Linux Product of the Year.
Best Distribution/Server.
Finalist for Best Distribution/Client.
Dalam Mandrake, paket-paketnya telah dikompilasi dengan optimasi CPU
untuk kelas Pentium (intel, amd, cyrix, winchip...) dan prosesor yang lebih
tinggi dan menghasilkan peningkatan kecepatan lebih dari 30%.
Platform: Intel, Sparc, Alpha (PPC dalam pengembangan)
Bahasa : 50 bahasa termasuk Inggris, Perancis, dan Spanyol.
WWW : http://www.linux-mandrake.com
Akses Internet : http://www.linux-mandrake.com/en/ftp.php3

Linux by Libranet

Berbasis distribusi Debian, mengijinkan pengguna untuk memulai dekstop
yang sudah terkonfigurasi lengkap dengan aplikasi yang sering digunakan.
Instalasi sederhana memberikan sistem bekerja dengan mudah. Keuntungan
besar untuk yang baru di dunia Linux dan menghemat waktu untuk yang sudah
mahir. Dekstop Linux by Libranet memberikan Debian pilihan para
pengembang sampai ke pengguna desktop. Distribusi Linux by Libranet
mempunyai dukungan yang solid dan dokumentasi online.
Platform: Intel, m68k (Alpha, PowerPC, Sparc, UltraSparc, ARM dan GNU
Hurd dalam pengembangan)
Bahasa : Inggris, dengan beberapa dukungan untuk Perancis, Jerman, Spanyol,
Italia, Jepang, Korea, Polandia, Swedia, China.
WWW: http://www.libranet.com

Turbo Linux

TurboLinux membuat sebuah kumpulan produk Linux dengan kinerja tinggi
untuk pasar workstation dan server.
Produk-produknya:
Workstation 6.0: TurboLinux Workstation 6.0 merupakan pilihan Linux
untuk dekstop. Star Office suite memberikan kompatibilitas penuh Ms.
Office dan Netscape untuk e-mail dan penjelajahan web.
Server 6.0: TurboLinux Server 6.0, lengkap, secara teknis aman, backend
server dengan kinerja tinggi untuk bisnis di perusahaan, termasuk
perangkat lunak yang tahan banting e-commerce untuk transaksi B2B
(Business-to-Business).
TurboCluster Server 4.0 Dengan TurboCluster Server 4.0 membangun
server cluster dengan murah/terjangkau, berskala dan tersedia server
cluster (25+ cluster node!), pemenang poling Best Web Solution oleh
editor Linux Journal.
enFuzion 6.0: Berbasis pada konsep sederhana tetapi powerful yang
dinamakan 'parametric execution', enFuzion merubah jaringan komputer
anda menjadi super computer dengan kecepatan tinggi, 'fault tolerant'
supercomputer.
WWW : http://www.turbolinux.com
FTP : ftp://ftp.turbolinux.com

Trustix Secure Linux

Trustix Secure Linux adalah distribusi Linux berorientasi server dengan
menitikberatkan kepada masalah keamanan. Trustix Secure Linux 1.2, dengan
dokumentasi tertulis, dirilis tanggal 5 Desember 2000 dan telah digunakan
oleh puluhan ribu pengguna di seluruh dunia.
Aplikasi dan layanan penting yang disertakan:
Linux Kernel 2.2.17
Ipsec VPN dengan FreeSWAN
Apache Web Server yang mendukung WAP
Dukungan SSL untuk Apache Web Server
GNU Privacy Guard: implementasi Open PGP gratis
PHP Advance Scripting
Postfix Mail Server
POP3 and IMAP dengan dukungan SSL (SPOP and SIMAP)
Open SSH untuk Login yang aman
SAMBA Windows File/Print
LDAP
BIND 8 DNS Server
OpenBSD FTP Server
Piranti Lunak RAID
Database engine
Trustix Secure Linux dapat diperoleh secara gratis dengan cara download di
www.trustix.net , atau pembelian melalui eshop.trustix.no, maupun melalui
para reseller terdekat. Anda dapat bergabung dalam proyek pembuatan Trustix
Secure Linux di trustix.org

Trustix Merdeka (TM)


Trustix Merdeka merupakan distribusi Linux yang ditujukan untuk pengguna
Indonesia (bisa disebut distribusi Linux Indonesia) dengan mengambil basis
Trustix Secure Linux. Keamanan standarnya diset untuk pengguna dekstop
ataupun yang baru mengenal Linux. Beberapa artikel dan dokumentasinya
berbahasa Indonesia yang dikembangkan oleh para pengembang Trustix
Merdeka dalam proyek penerjemahan i18N dan terbuka untuk umum bagi
yang ingin ambil bagian dalam proyek ini.
Beberapa fitur penting dalam Trustix Merdeka 1.2 (Raung) Versi beta3 (4 Juli
2001):

 
XFree86 4.1.0, mendukung TTF dan kinerja yang lebih cepat
SWUP, SoftWare UPdater untuk update paket secara aman via Internet
KDE 2.0.1 dengan Qt 2.3 mendukung anti alias
Menu KDE berbahasa Indonesia. Status translasi bisa ditengok di
http://merdeka.trustix.co.id/kde
Aplikasi multimedia, pengolah kata dan jaringan yang diperbanyak
Tambahan aplikasi rpms dalam direktori terpisah, untuk bisa diinstal
sesuai keinginan
WWW : http://merdeka.trustix.co.id
Situs Resmi Download TM : http://www.trustix.co.id/pub/Trustix/merdeka
Mirror ISO Trustix Merdeka:
HTTP:
http://www.merdeka.indolinux.com/download
http://www.linuxmerdeka.org
FTP:
ftp://aphrodite.karet.org/pub/trustix
ftp://preman.exploit.cx/pub/trustix
1.5. Pointer dan Sumber Informasi Berkenaan
dengan Linux
http://www.linux.org
http://www.linux.or.id
 

Logo LINUX


Linux menggunakan logo gambar pinguin. Ada cerita menarik yang
menyebabkan Linus menggunakan penguin sebagai logo dari sistem operasi
Linux. Saat itu Linus sedang berjalan jalan bersama Andrew Tridgell di sebuah
taman. Tiba tiba Linus dipatok pinguin, dan semenjak itu dia mengalami
demam selama berhari hari. Dia pikir, karakter ini cocok untuk mewakili Linux.
Dia ingin pemakainya menjadi demam alias tergila-gila untuk menggunakan
dan mengotak atik Linux. Dan ternyata, apa yang dibayangkannya menjadi
kenyataan. Hampir setiap pemakai saat pertama kali berkenalan dengan Linux
menjadi susah tidur, dan menghabiskan waktunya berjam-jam didepan
komputer untuk bermain main dengan Linux.
Visualisasi logonya dikompetisikan kepada umum lewat diskusi pada mailing
list Linux Kernel. Pencetusnya adalah Alan Cox, dan logo terpilih diberi nama
Tux, dibuat oleh Larry Ewing.




Rabu, 16 Mei 2012

SLACKWARE

Slackware merupakan sistem operasi yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc. Slackware merupakan salah satu distro Linux awal, dan merupakan yang tertua yang masih dikelola. Tujuan utama Slackware adalah stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix.

Nama

Nama "Slackware" berasal dari fakta bahwa distribusi ini dimulai sebagai sebuah proyek pihak swasta tanpa komitmen apa-apa. Untuk mencegah proyek ini menjadi terlalu serius pada awalnya, Volkerding memberi nama yang lucu itu, yang kemudian tetap bertahan bahkan setelah Slackware menjadi proyek serius.  Kata "Slack" (kendor) di Slackware merujuk pada istilah "Slack" seperti yang digunakan oleh Gereja para SubGenius. 



Sejarah

 

Slackware pada awalnya merupakan turunan dari Softlanding Linux System, yang paling populer dari distribusi Linux asli. SLS mendominasi pasar sampai para pengembang membuat keputusan untuk mengganti format executable-nya dari a.out ke ELF. Ini bukan keputusan yang populer di kalangan basis pengguna SLS pada saat itu. Patrick Volkerding meluncurkan versi modifikasi dari SLS, yang dia beri nama Slackware.  Rilis pertama Slackware, 1.00, diluncurkan pada tanggal 16 Juli 1993.  Berupa sebuah citra 3½" floppy disk yang tersedia melalui FTP.
Pada tahun 1999, Slackware berkali-kali dirilis, mulai dari rilis nomor 4 sampai 7. Hal ini dijelaskan oleh Patrick Volkerding sebagai upaya pemasaran untuk menunjukkan bahwa Slackware adalah sebuah distro Linux yang up-to-date sebagaimana distro-distro lainnya, yang kala itu banyak yang telah melepas nomor 6 (seperti Red Hat yang merilis setiap revisi dari distribusinya dengan kenaikan dari 4.1 ke 5.0 bukan 3.1 ke 3.2 sebagaimana Slackware).  Slackware memang memiliki beberapa rilis Beta dalam rentang 6.x, tetapi hal ini tidak dihitung sebagai rilis resmi.
Pada tahun 2005, lingkungan desktop GNOME telah dihapus dari rilis yang akan diluncurkan, dan diserahkan kepada dukungan komunitasnya.  Penyingkiran GNOME dianggap oleh sebagian komunitas Linux sebagai tindakan yang menggemparkan karena lingkungan desktop tersebut banyak digunakan di distro-distro Linux. Sebagai balasan, beberapa proyek berbasis komunitas mulai menawarkan distribusi GNOME lengkap untuk Slackware.

 

Filosofi Desain

 

Banyak pilihan desain di Slackware dapat dilihat sebagai contoh dari prinsip KISS. [8] Dalam konteks ini, "sederhana" merujuk ke sudut pandang desain sistem, dan bukannya kemudahan penggunaan. Kebanyakan perangkat lunak dalam Slackware menggunakan mekanisme konfigurasi yang disediakan oleh penulis asli masing-masing perangkat lunaknya; hanya sedikit mekanisme umum di distribusi ini. Akibatnya, hanya terdapat beberapa perangkat GUI untuk mengkonfigurasi sistem. Ini menyebabkannya kurang ramah pengguna. Kritikus menganggap instalasi distribusi ini memakan waktu dan sulit dipelajari, sedangkan pendukungnya menganggapnya fleksibel dan transparan serta menyukai pengalaman yang diperoleh dari proses pembelajaran.

Manajemen Paket

 

Sistem manajemen paket Slackware dapat menginstal, upgrade, dan menghapus paket dari sumber lokal, tetapi tidak akan mencoba untuk melacak atau mengelola dependensi, pengguna harus memastikan sendiri bahwa sistem telah memiliki semua perpustakaan sistem dan program-program yang dibutuhkan oleh paket baru (yang akan diinstal). Jika ada yang kurang, mungkin tidak ada indikasi sampai pengguna berupaya untuk menggunakan perangkat lunak yang baru diinstal.
Paket-paket Slackware adalah tarballs yang diringkas secara gzip dan memakai nama file yang berakhir dengan .tgz dan .txz. Paket berisi file yang berupa bagian dari perangkat lunak yang diinstal, serta file-file tambahan yang berguna untuk sistem manajer paket Slackware. File yang berupa bagian dari perangkat lunak yang diinstal tersebut akan diatur, sehingga bila diekstrak ke dalam direktori root, file-file tersebut akan ditempatkan di lokasi instalasinya. File-file lain adalah file yang ditempatkan di direktori install/ dalam paket.
Dua file yang umumnya ditemukan di direktori install/, adalah file-file slack-desc dan doinst.sh. File-file ini tidak ditempatkan langsung ke file system dengan cara yang sama seperti yang file lain dalam paket. File slack-desc adalah file teks sederhana yang berisi keterangan mengenai paket yang diinstal. Ini digunakan ketika melihat paket menggunakan manajer paket. File doinst.sh merupakan shell script yang biasanya ditujukan untuk menjalankan perintah atau membuat perubahan yang tidak dapat dilakukan dengan mengubah isi paket. Script ini dijalankan pada akhir instalasi sebuah paket.

 Resolusi Dependensi

Sementara Slackware itu sendiri tidak mempunyai alat untuk secara otomatis menata dependensi bagi pengguna dengan secara otomatis dengan mengunduh dan menginstalnya, beberapa perangkat lunak pihak ketiga ada yang dapat memberikan fungsi ini, mirip dengan cara APT di Debian.
Slackware 9.1 memasukkan Swaret dan slackpkg sebagai tambahan paket di CD kedua,  tetapi tidak menginstal salah satunya dengan standar. Swaret telah dihapus dari distribusi Slackware sejak dari versi 10.0 tetapi masih tersedia sebagai paket dari pihak ketiga.
slapt-get tidak menyediakan resolusi dependensi untuk paket-paket yang disertakan dalam distribusi Slackware. Namun ia menyediakan kerangka kerja untuk resolusi dependensi pada paket-paket yang kompatibel dengan Slackware, serupa dengan metode APT. Beberapa sumber paket dan distro-distro berbasis Slackware memanfaatkan fungsi ini.
Alternatif lain adalah pkgsrc dari NetBSD yang menyediakan dukungan untuk Slackware. pkgsrc menyediakan resolusi dependensi baik untuk paket sumber maupun biner.
Semenjak versi 13.0, slackpkg sudah disertakan pada direktori ap/ untuk memudahkan penggunanya mengelola paket-paket Slackware. Paket ini sudah disertakan sejak versi 12.1, tetapi masih berada di direktori extra/.

Rilis

Rilis Slackware x86 stabil terbaru adalah 13.0  (sejak 27 Agustus 2009), yang berisi dukungan untuk ALSA, GCC 4.3.3, Linux 2.6.29.6, KDE 4.2.4 and Xfce 4.6.1.
Ada juga rilis Slackware yang masih dalam pengujian/pembangunan yang disebut '-current' (kini) yang dapat digunakan untuk konfigurasi terbaru.

 Arsitektur Perangkat Keras

Slackware terutama dikembangkan untuk perangkat keras PC berarsitektur x86.  Namun pernah ada versi resmi untuk arsitektur DEC Alpha dan SPARC. Sejak 2005, ada sebuah port resmi ke arsitektur System/390. Ada juga versi yang tidak resmi untuk arsitektur ARM , Alpha, SPARC , PowerPC  dan x86-64 (Slamd64 dan Bluewhite64).
Slackware 13.0 dirilis dalam dua versi, yaitu versi PC berarsitektur x86 (32 bit) dan PC berarsitektur x86 64 (64 bit).

 Pihak Ketiga

Dropline GNOME, GSB: GNOME SlackBuild, GWARE and Gnome-Slacky adalah proyek-proyek yang ditujukan untuk menawarkan paket Slackware untuk GNOME. Proyek-proyek ini muncul karena Slackware tidak resmi menyertakan GNOME, tetapi banyak pengguna menginginkan GNOME terinstal tanpa harus melalui proses panjang dengan mengkompilasinya dari kode sumber.
Proyek lain untuk membangun GNOME adalah SlackBot, sistem skrip pembuatan otomatis.
Di samping paket repositori tidak resmi terdaftar di atas, ada proyek yang relatif baru yang disebut SlackBuilds.org yang bertujuan untuk menyediakan skrip pembuatan untuk mengkompilasi perangkat lunak tambahan dan membuat paket Slackware.

 

 

Sejarah Sistem Operasi UNIX

Tak lengkap rasanya jika sudah mengenal Linux namun belum mengenal sejarah dari UNIX. Untuk itu, mari simak sejarah singkat mengenai UNIX, Sistem Operasi induk dari Minix. Minix merupakan sistem operasi cikal bakal lahirnya Linux.




1. Sistem Operasi bukanlah Aplikasi!!!
Komputer tanpa Operating System (sistem operasi) sama dengan memiliki walkman tanpa kaset, yang arinya sama saja bohong. Sistem Operasi BUKAN aplikasi!!! Masyarakat sering tertukar antara pengertian Software dan Aplikasi. Pengertian mudahnya, software adalah segala macam jenis program yang digunakan untuk mengoperasikan komputer dan peralatannya. Sedangkan kategori software terbagi menjadi dua:
  • Operating Systems: software yang digunakan untuk mengoperasikan komputer
  • Applications: program yang dioperasikan di dalam sebuah lingkungan Operating System untuk keperluan-keperluan tertentu, misal: Programming, Office Work dan Gaming.
2. Berbagai jenis Sistem Operasi
Sistem Operasi berkembang mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan manusia. Secara umum, Sistem Operasi dibuat untuk jenis komputer tertentu, antara lain sebagai berikut:
  • Microsoft Windows untuk PC dan Smartphone
  • VMS untuk DEC
  • OS/2, AIX, OS/390 untuk IBM
  • MacOS untuk Apple Machintor
  • SunOS untuk Sun Computers
  • Android untuk Smartphone dan Tablet
  • Unix. Induk Operating System yang mampu diimplementasikan untuk segala macam jenis mesin komputer yang ada hingga saat ini.
  • Linux untuk PC, smartphone, dan berbagai perangkat keras lainnya.
  • *BSD untuk PC

3. Konsep Kernel dan Shell
Kernel adalah jembatan antara hardware dan aplikasi-aplikasi yang menerjemahkan bahasa software sehingga mampu dimengerti oleh hardware dan hardware akan segera memprosesnya sesuai dengan permintaan. Akibatnya hal tersebut memungkinkan pengguna untuk menggunakan atau bekerja dengan komputernya melalui software. Hal-hal yang dilakukan oleh Kernel:
  • Interrupt handler. Mampu menangani I/O request.
  • Memory management. Manajemen penggunaan memori.
Untuk melakukan hal ini, sejumlah pengembang memiliki pertimbangan dan arahan yang berbeda. Hal ini yang menyebabkan Sistem Operasi muncul dalam berbagai jenis, seperti:
  • Windows 3.11 dengan metoda non pre-emptive multitasking yang kemudian dikembangkan dalam Windows 9x menjadi Pre-Emptive MultiTasking
  • Sistem operasi UNIX-like memasukkan driver langsung ke dalam Kernel. Linux, MacOS dan Haiku adalah hibrid dari dua konsep ini. Sebagian yang esensial dimasukan ke dalam kernel dan sisanya dijadikan sebagai module.
Shell adalah jembatan antara User Input dengan Kernel, berfungsi memberikan fasilitas pada pengguna agar bisa berinteraksi dengan komputer (baik software maupun hardware). Pada pengguna UNIX-like, Shell lebih dikenal sebagai aplikasi csh, tcsh, bash, pdksh, sh dan lain-lain.


4. UNIX?? Apaan tuch..???
Unix adalah sebuah Sistem Operasi yang pada awalnya dikembangkan oleh Bell Labs pada tahun 1969 sebagai sebuah sistem yang berkonsep 'interaktif time-sharing'. Pencipta dari Unix adalah Ken Thomson dan Dennis Ritchie. Pada tahun 1974, Unix menjadi Sistem Operasi pertama yang ditulis dalam Bahasa C dan sistem operasi yang sifatnya terbuka atau standard. Unix telah terstandardisasi oleh IEEE sebagai Portable Operating System Interface (POSIX). Karakteristik Unix:
  1. Multitasking. Dapat menjalankan lebih dari satu jenis aplikasi pada saat yang bersamaan.
  2. Multiuser. Dapat digunakan oleh lebih dari satu user pada waktu yang bersamaan.
  3. Line/Text Command Based. Menyerupai DOS yang menggunakan perintah yang diketikkan sebagai sarana untuk memerintah komputer. Meski demkian, telah dikembangkan aplikasi-aplikasi GUI yang dapat menggantikan perintah 'ketik' tersebut dengan menjalankan X Windows. Analog dengan DOS dan Win311, dimana Win311 belum dapat dikatakan sebagai sebuah Sistem Operasi.
  4. Secure. Memiliki tingkat keamanan yang cukup dibandingkan sistem operasi lainnya. Di mana setiap file, user dan group memiliki 'set' ijin tersendiri, sehingga tidak memungkinkan seorang user untuk menghapus atau mengedit tanpa memiliki ijin yang cukup.
  5. Ready for Network. Karena sejarah pembuatannya memiliki tujuan sebagai sarana komunikasi antar komputer, maka Unix hingga saat ini masih unggul dalam hal Computer-Networking.
5. Sejarah UNIX
  • 1965 Bell Laboratories bergabung dengan MIT dan General Electric untuk dukungan pengembangan sistem operasi yang baru, Multics, yang bisa menyediakan multi-user, multi-prosesor dan multi-level file system
  • 1969 AT&T merasa kurang yakin dan keluar dari proyek Multics. Beberapa programmer proyek itu, Ken Thompson, Dennis Ritchie, Rudd Canaday dan Doug McIlroy merancang dan mengimplementasikan file sistem UNIX pertama, dan diberi nama UNIX oleh Brian Kerninghan
  • 1970 1 Januari ditetapka sebagai waktu 0 UNIX
  • 1971 Sistem mulai berjalan di atas PDP-11 dengan 16kb memory, termasuk 8kb untuk program dan 512kb disk. Penggunaan secara nyata dipakai di Laboratorium Bell sebagai alat pengolah kata. UNIX banyak dipakai oleh para programmer karena:
    • Berfungsi di lingkungan programmer
    • User interface yang mudah
    • Utiliti yang sederhana dengan kinerja tinggi
    • Sistem file yang hirarkis
    • Interface yang sederhana dalam format file
    • Multi-user dan multi-prosesing
    • Arsitektur yang independen dan transparan terhadap user
  • 1973 Kode UNIX ditulis ulang dalam bahasa C, sebuah bahasa pemrograman baru yang dikembangkan oleh Dennis Ritchie. Ditulis ulang ke dalam bahasa yang high-level sehingga memudahkan di porting ke komputer/mesin baru
  • 1974 Thompson dan Ritchie mempopulerkan sistem operasi UNIX baru yang mengakibatkan antusias yang potensial dalam pengembangan sistem programming
  • 1977 Ada 500 situs Unix di seluruh dunia
  • 1980 BSD 4.1 (Berkeley Software Development)
  • 1983 SunOS, BSD 4.2, SysV
  • 1993 Novell memberi UNIX dari AT&T
  • 1994 Novell memberi nama UNIX menjadi X/OPEN
  • 1995 Santa Cruz Operations (SCO) membeli UnixWare dari Novell. SCO dan HP memgumumkan akan bergabung membangun Unix 64 bit.
  • 1996 International Data Corporation memperkirakan di tahun 1997 akan tersebar tiga juta system UNIX di seluruh dunia.
6. Bedanya UNIX dengan Linux???

Linux adalah sebuah Sistem Operasi yang menyerupai UNIX, merupakan implementasi independen dari POSIX, meliputi true multitasking, virtual memory, shared library, demand-loading, proper memory management dan multiuser. Linux seperti layaknya UNIX, mendukung banyak software mulai dari TeX, X Window, GNU C/C++ hingga ke TCP/IP. Linux adalah sistem operasi yang disebarkan secara luas dengan gratis di bawah lisensi GNU General Public License (GPL), yang berarti juga source code Linux tersedia. Itulah yang membuat Linux sangat spesial. Linux masih dikembangkan oleh komunitas pengembang Linux Kernel yang banyak diantara mereka bekerja secara sukarela tanpa memperoleh bayaran. Mereka saling tukar-menukar kode, melaporkan bug dan membenahi segala masalah yang ada. Setiap orang yang tertarik dipersilahkan untuk bergabung dalam pengembangan Linux.

7. Mengapa Linux???

Beberapa orang mengatakan bahwa Linux dapat diandalkan dan memiliki tingkat security yang cukup baik. Tambahan lain yaitu Linux yang relatif murah, mudah didapatkan di Internet dan secara periodik di update dengan periode yang cukup singkat dan dikembangkan dengan teknologi yang baru. Dengan kata lain, Linux selalu mengikuti perkembangan teknologi komputer.


Minggu, 13 Mei 2012

Kenapa Harus Memakai Linux

Lisensi

Linux, sering juga disebut GNU/Linux, adalah OS yang kompatible dengan
Unix, berisi kernel Linux itu sendiri dan sekumpulan lengkap aplikasi dan
program-program lain, yang kebanyakan di bawah naungan proyek GNU dari
Free Software Foundation. Tampilan grafis atau Graphical User Interface
(GUI) disediakan oleh X Window System beserta kumpulan libraries dan
alat-alatnya.
Semua software ini bisa didapat secara bebas berdasarkan lisensi GNU General
Public License atau lisensi-lisensi lain yang mirip dengan itu. Berdasarkan
lisensi ini, siapa pun bisa mendapatkan program baik dalam bentuk source
code (bisa dibaca manusia) mau pun binary (bisa dibaca mesin), sehingga
program tersebut dapat diubah, diadaptasi, mau pun dikembangkan lebih
lanjut oleh siapa saja.
Definisi dari free software menurut Free Software Foundation
(http://www.fsf.org) adalah, sebuah bentuk kebebasan, mengacu ke pengguna
untuk memakai, mengkopi, mendistribusikan, mempelajari, mengubah
maupun meningkatkan software tersebut. Secara spesifik ada 4 arti kebebasan:

1.Bebas menjalankan program.
2.Bebas mempelajari program dan mengadaptasi sesuai kebutuhan.
3.Bebas mendistribusikan ulang.
4.Bebas meningkatkan program dan mempublikasikannya.

Dalam proyek GNU digunakan dua lisensi untuk melindungi kebebasan secaralegal:
1. Copyleft: siapapun yang mendistribusikan ulang program dengan atau
tanpa perubahan harus memberikan kebebasan juga untuk didistribusikan
lagi atau diubah. Copyleft menjamin setiap pengguna mempunyai
kebebasan.
2. Non-copyleft: siapapun yang mendistribusikan atau mengubah harus
mendapat ijin dari pembuat program.
Kemudian karena banyak sekali program-program maupun komponen
software (biasanya tergabung dalam "paket") yang membentuk sebuah OS
Linux yang lengkap, dan kesemuanya itu dikerjakan oleh banyak orang dan
organisasi dalam jadwal yang berbeda-beda, maka beberapa perusahaan dan
organisasi mengumpulkan paket-paket tersebut menjadi satu distribusi
(distribusi). Tapi tidak itu saja, mereka juga melakukan tes-tes terhadap
software di dalamnya, mengembangkan program-program instalasi atau yang
memudahkan instalasi, sebagian ada yang memberikan technical support, dan
sebagainya.
Distribusi komersial tersebut adalah misalnya Red Hat, Caldera, SuSE, dan ada
juga distribusi yang non-komersial seperti Debian GNU/Linux. Baik distribusi
komersial mau pun non-komersial tersedia tanpa dipungut biaya di internet,
dan juga di media seperti CD-ROM (anda bayar ongkos media plus ongkos
kirim tentunya). Perbedaan mendasar antara komersial dan non-komersial
adalah bahwa produk komersial didukung oleh perusahaan yang menyediakan
technical support, dan mungkin juga menyediakan beberapa software
komersial lain yang tidak bisa didistribusikan secara gratis. Hal ini tentunya
penting di lingkungan bisnis tertentu.

Sejarah

Walaupun Linux bukanlah sistem Unix yang resmi, Linux mempunyai dasar
warisan, budaya, arsitektur dan pengalaman operating sistem Unix selama 28
tahun lebih. Sejak munculnya Linux source code (tahun 1991) kernel Linux
telah diteliti (review) dan disempurnakan oleh (minimal) puluhan ribu
programmer di seluruh dunia. Sebagian besar program-program GNU dan X
Window System telah ada lebih lama dari Linux dan telah diteliti lebih
seksama.
Source code dari operating system saingan, seperti Windows 95 dan Windows
NT, tidak tersedia untuk umum, sehingga tidak bisa diteliti oleh khalayak
ramai. Desain dari sistem yang demikian tidak menikmati perkembangan
sejarah dari sistem-sistem Unix.


Pengguna Linux

Linux diperkirakan mempunyai kurang lebih 7.500.000 pengguna, dan angka
itu bertambah terus setiap harinya dengan sangat pesat. Dengan jumlah
pengguna yang sangat banyak dan sifat OS yang open, memungkinkan sharing
informasi berhubungan dengan permasalahan, bug dan cara penyelesaiannya
bisa lebih lancar dan kita temukan dengan mudah di Internet.



Interaksi dengan OS lain

Linux bisa berinteraksi dengan operating sistem lain melalui tiga cara:
kompatibilitas file dan filesystem, kompatibilitas network, dan emulasi
(simulasi) operating sistem.
Linux bisa menggunakan file-file dari operating sistem lain, dalam artian bisa
membaca dan menulis format file tersebut. Sehingga (hard)disk maupun
disket-disket dari OS/2, NT, DOS/Windows, Apple Macintosh, Unix, dan
sistem-sistem lain, bisa dibaca (dalam banyak hal juga ditulis) dengan mudah
oleh Linux. Hampir semua format file standar industri didukung oleh
aplikasi-aplikasi Linux, kecuali beberapa format yang spesifik vendor atau
produk.
Di tingkat networking, Linux bisa bekerja sama dengan baik sekali dengan
operating sistem lainnya. Linux mempunyai dukungan TCP/IP yang sangat
bagus, dan juga mempunyai dukungan SMB untuk Microsoft file sharing and
printing melalui paket Samba, Apple file and printer sharing lewat netatalk,
dan IPX/SPX (Novell) file sharing lewat paket Mars NWE (dan paket komersial
dari Caldera).
Dalam lingkungan campuran Windows/Linux, menggunakan Samba server
dan sistem smbclient, komputer Linux akan tampil di Network Neighborhood
dari sistem Windows, hampir tidak bisa dibedakan dengan NT. Komputer
Linux juga akan mempunyai akses penuh ke file dan printer yang di-share dari
WFWG, Windows 95, maupun Windows NT.
Emulasi operating sistem menyediakan kompatibilitas di lain sisi. Paket
DOSEMU menyediakan kompatibilitas dengan DOS, dan proyek WINE
menyediakan kompatibilitas (terbatas) dengan Windows. Ada juga paket
emulasi komersial, yaitu Executor untuk emulasi Mac 680x0, dan WABI untuk
emulasi 16-bit Windows 3.1.


Arsitektur

Prosesor seperti Digital Alpha dan StrongARM, Intel 386/486/Pentium/PentiumPro/Pentium II, AMD, Cyrix/IBM, Motorola 68x000, PowerPC (termasuk Power Mac) dan Sun SPARC semuanya didukung oleh Linux.
Windows NT hanya mendukung Intel (dan clone) dan Digital Alpha.
Sedangkan Windows 95/98 hanya jalan di atas Intel dan kawan-kawan (AMD,
Cyrix).


Dukungan Hardware

Linux mendukung berbagai jenis perangkat keras PC, termasuk disk IDE, EIDE,
SCSI, MFM, RLL, dan ESDI, tape dan CD-ROM drive SCSI dan EIDE, sound
cards, berbagai jenis mouse, video cards, motherboard chipsets, scanners,
printers, dan sebagainya. Hardware yang didukung oleh Linux mungkin tidak
sebanyak Windows 95/98 tapi mungkin lebih banyak daripada Windows NT.
Beberapa vendor perangkat keras menyediakan driver secara langsung untuk
Linux, beberapa menyediakan spesifikasi hardware secara cuma-cuma, dan
selebihnya tidak menyediakan driver maupun spesifikasi untuk produk mereka.
Tentu saja, produk-produk dari vendor yang menyediakan driver atau
mengikuti aturan standar dari driver yang sudah ada mendapat dukungan
utama, diikuti dengan produk-produk yang tersedia spesifikasi teknisnya
(biasanya sebentar saja setelah spesifikasinya dipublikasikan) dan diminati
oleh khalayak pengguna Linux, dan (relatif sedikit) produk-produk yang tidak
ada informasi teknisnya biasanya tidak disupport.

Kemudahan Akses Device

Device atau perangkat di Linux umumnya muncul sebagai file. Sehingga
program-program bisa membaca dan menulis ke device-device seperti tape
drive, modem, terminal, dan sebagainya.
Hal ini membuat hampir semua device bisa diakses oleh semua bahasa
pemrograman, dengan meniadakan ketergantungan terhadap Application
Programming Interfaces (API) yang spesifik dengan bahasa pemrograman
tertentu. Di Windows, yang menggunakan model API, banyak perangkat yang
hanya bisa diakses melalui C dan bahasa lain yang sejenis, dan membutuhkan
program adapter (seperti OCX) untuk bisa diakses dari bahasa lain.

Pemanfaatan Memory

Virtual memory membuat Linux mempunyai kemampuan untuk menjalankan
program-program yang lebih dari seharusnya jika hanya menggunakan
memori fisik saja. Sistem virtual memory di Linux melebihi penggunaan
sederhana dari swap space, program-program yang dijalankan lebih dari sekali
akan dimasukkan sekali ke memori, dan sistem virtual memory akan
digunakan untuk menggabungkan satu program image (text area) dengan
banyak data images. Hal ini berakibat penggunaan memori yang optimal,
namun demikian tetap memproteksi ruang memori dari masing-masing
program, mencegah program saling "mengotori" ruang memori dari program
lain.


Skalabilitas

 Linux bisa berjalan di mesin sekecil 3Com Palm Pilot dan Digital Itsy dan
mesin sebesar Beowulf clusters (sekumpulan PC yang cepat dihubungkan
untuk menyelesaikan persoalan ilmiah/scientific). Linux juga mendukung
multiple processors hingga 16 buah.

Stabilitas

 Sistem Linux sangat luar biasa stabil. Jika dikonfigurasi dengan benar, sistem
Linux akan "hidup" terus hingga hardwarenya tidak memadai (rusak) atau
tidak ada tegangan listrik atau seseorang mematikan sistem. Umur hidup
sistem yang berkelanjutan hingga ratusan hari atau lebih merupakan hal yang
sudah biasa. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Windows NT pada
umumnya membutuhkan reboot berkala untuk menjaga stabilitas, dan
Windows 95 yang pada umumnya perlu diinstall ulang supaya sistem bisa
berjalan lancar tanpa keluhan.
Salah satu hal yang mendasari stabilitas ini adalah penomoran versi dari
shared libraries. Kebanyakan aplikasi Windows menginstall versi-versi baru
dari Dynamic Link Libraries(DLL), yang pada umumnya mengakibatkan
aplikasi lain yang meminta versi lain dari DLL tersebut tidak berfungsi dengan
semestinya. Lain halnya dengan shared libraries di Linux, yang mencantumkan
versi pada nama filenya sehingga memungkinkan untuk menginstall versi
barunya tanpa merusak ketergantungan program lain.
Linux juga mewarisi tradisi Unix dengan mendukung adanya file permissions
(ijin file), yang dapat mencegah pengubahan atau penghapusan file tanpa ijin
dari pemiliknya. Karena itu, virus pada dasarnya tidak dikenal di dunia Linux.
Masalah keamanan yang menyangkut operating system itu sendiri biasanya
diumumkan beberapa jam saja setelah ditemukan, diikuti dengan bugfix,
workaround, advisory, dan sebagainya. Misalnya waktu ditemukan bug di
hardware itu sendiri (processor Pentium dengan bug F0 0F), workaround
sudah tersedia untuk download beberapa saat setelah diumumkan adanya bug
tersebut.

Banyaknya servis

 Distribusi Linux pada umumnya sudah memiliki program-program networking
beserta dokumentasinya. Hal ini tentu lebih baik jika dibandingkan dengan
Windows NT, di mana banyak fasilitas seperti telnet, NFS, dan server X
Window, tidak disertakan dalam distribusi standard dan biasanya harus dibeli
terpisah dari perusahaan lain, dan tentu saja membutuhkan biaya lebih.
Contohnya, Linux bisa menerima banyak koneksi POP3 sekaligus dan
kemudian meneruskannya ke sistem mail delivery standard. Hal ini belum
memungkinkan di NT, bahkan dengan standard Exchange Server add-on.

Penggunaan network

Banyak bagian dari sistem Linux dibagi dua (client-server), dan keduanya bisa
berjalan di komputer yang sama maupun berlainan.
Salah satu contohnya adalah GUI (Graphical User Interface) dari Linux yaitu X
Window System. Hal ini memungkinkan aplikasi berjalan di komputer
manapun di network, dan mengarahkan tampilan ke komputer manapun di
network. Anda bisa menampilkan beberapa windows dari aplikasi secara
bersamaan, satu windows dari aplikasi yang berjalan lokal di komputer anda,
dan windows lain berasal dari aplikasi yang berjalan di komputer lain.
Contoh lain adalah pencatatan log dari printer, dan subsistem lainnya.
Kemampuan ini bisa berguna sekali untuk menyediakan technical support dan
administrasi sistem jarak jauh. Malah, hampir semua operasi yang bisa
dilakukan secara lokal bisa juga dilakukan dari jarak jauh lewat network,
kecuali menyolokkan kabel atau menekan tombol power untuk menghidupkan
komputer.

Desain dan keamanan multi-user

Linux banyak mendasarkan diri pada Unix, sehingga salah satu keunggulannya
adalah multi-user, sistem bisa digunakan oleh banyak orang secara bergantian
maupun bersamaan (akses jarak jauh dari komputer atau terminal lain baik
menggunakan modus teks maupun grafis seperti X Window).
File-file masing-masing user disimpan di ruang kerjanya (home directory)
sendiri-sendiri, dan dilindungi dari pengubahan/penghapusan tanpa ijin
dengan cara menerapkan kepemilikan dan perijinan file. Masing-masing
program berjalan dengan ruang memorinya sendiri yang diproteksi oleh
operating system sehingga tidak bisa mencampuri atau mengintip proses lain.


 Program-program (aplikasi)

Aplikasi Linux berbeda dengan aplikasi Windows, tapi pada umumnya
menyediakan fungsi yang sama. Dalam banyak hal, software gratis dan
open-source di Linux menyediakan fungsi yang sama dengan aplikasi
komersial yang lebih mahal. Contohnya, Gimp adalah program gratis yang
berfungsi untuk pengolahan gambar yang bisa disetarakan dengan program
komersial Adobe Photoshop yang bisa dibilang mahal.
Berbagai aplikasi komersial yang populer juga tersedia versi Linuxnya, antara
lain Corel WordPerfect, Netscape FastTrack web server, Oracle, dan lain-lain.
Banyak perusahaan yang sudah mulai menyediakan versi Linux untuk
produk-produk unggulan mereka, dari Informix, Sybase, Corel, Allaire, dan
lain-lain.

Scripting

Linux juga menyediakan berbagai peralatan scripting, yang memungkinkan
anda untuk menulis "File .BAT dengan Steroids" untuk otomatisasi pekerjaan.
Script-script ini bisa dijalankan secara manual, maupun dijadwalkan untuk
waktu tertentu, bahkan bisa memiliki tampilan grafis (GUI).
Hampir semua informasi konfigurasi Linux disimpan dalam file-file teks yang
membuatnya gampang diolah dengan script maupun secara manual. Hal ini
memudahkan pekerjaan yang kompleks atau yang berulang-ulang, jika
dibandingkan dengan sistem lain yang mempunyai sistem konfigurasi binary
(seperti registry di Windows) dan juga sistem yang kurang mendukung
scripting. Sebagai contoh, menambah beberapa ratus user yang datanya
diambil dari (katakanlah..) spreadsheet, bisa dilakukan dengan mudah di Linux,
tapi hampir tidak mungkin dilakukan di NT.

Alat-alat problem-solving

Linux tidak menyembunyikan informasi dari user. Hal ini berarti informasi
penuh dari keadaan sistem dan pesan kesalahan (error) selalu tersedia. Hal ini
memungkinkan diagnostik masalah dengan cepat dan bisa diperbaiki dengan
cepat pula.
Linux menyediakan alat-alat untuk menampilkan penggunaan memory dan
CPU untuk masing-masing program, untuk menentukan program mana (kalau
ada) yang menggunakan suatu file pada suatu saat, untuk melacak program
pada saat berjalan, dan meneruskan pesan-pesan kesalahan (error) dari
keseluruhan komputer di network ke satu komputer untuk memudahkan
pengawasan (monitoring).

Komunitas pengguna

Salah satu kunci keunggulan Linux adalah komunitas penggunanya, yang
memenangkan InfoWorld's award for best support tahun 1997 mengungguli
semua penyedia jasa technical support komersial. Red Hat Linux juga
menerima penghargaan Product of the Year. Karena komunitas pengguna
Linux meliputi komunitas developernya juga, maka sudah biasa kalau
menerima respons atas pertanyaan kompleks yang ditanyakan di newsgroup
comp.os.linux.misc hanya dalam waktu setengah jam atau paling lama satu
hari. Mailing list juga merupakan forum di mana anda bisa mendapatkan
respons yang lumayan cepat.

Support komersial

Support komersial bisa didapatkan dari vendor distribusi komersial seperti
Caldera atau Red Hat dan dari ratusan konsultan. Tidak seperti konsultan yang
menyediakan jasa support untuk operating system proprietary yang
mengandalkan bug fixes dan data-data teknis dari vendor atau perusahaan
pemegang hak milik operating system tersebut, penyedia jasa support untuk
Linux mempunyai akses penuh ke source code dan bisa menyelidiki masalah
secara mendalam dan cepat. Mereka juga bisa mengubah program tersebut
tanpa persetujuan dari penyedia software.